Gaji Perawat Anestesi Per Bulan, Tunjangan dan Bonus 2024

Diposting pada
5/5 - (7 votes)

Gaji Perawat Anestesi – Dalam perkembangan dunia kesehatan, profesi perawat anestesi di Indonesia menjadi pusat perhatian. Sebab itu, banyak orang ingin tahu besaran gaji perawat Anestesi per bulan.

Sebenarnya, besaran gaji perawat Anestesi di Indonesia tergantung dari beberapa faktor. Mulai dari pendidikan, lokasi bekerja, masa kerja dan lain sebagainya.

Tentunya, dengan pendidikan dan pelatihan yang dilakukan secara intensif. Maka, pendapatan setiap bulan bekerja sebagai perawat Anestesi akan tergolong besar.

Jika Anda baru saja merintis atau memiliki pikiran ingin menjadi perawat Anestesi, ada baiknya simak pembahasan ini terlebih dahulu. Karena kami akan menjelaskan rincian gaji perawat Anestesi, faktor yang mempengaruhi besaran gaji dan jenjang karir.

Gaji Perawat Anestesi Terbaru

praktek perawat anestesi

Perlu diketahui bahwa perawat Anestesi merupakan perawat yang terdaftar praktik tingkat lanjut atau sering disebut APRN. Selama bekerja, perawat Anestesi sangat dekat dengan dokter, ahli Anestesi, ahli bedah dan professional kesehatan lainnya yang berada di ruangan bedah.

Oleh karena itu, tidak heran kalau gaji perawat Anestesi dianggap besar oleh masyarakat Indonesia. Namun, tak semua perawat Anestesi mendapatkan pendapatan yang sedang dibayangkan Anda.

Baca Juga: Gaji Perawat Tertinggi di Indonesia Lengkap D3 dan S1

Untuk gaji perawat Anestesi per bulan di Indonesia berkisar Rp 2.100.000 sampai Rp 4.000.000. Selain itu, ada juga pengelompokan gaji setelah mendaftar sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), antara lain:

  • Perawat Anestesi PNS Golong IIIA: Rp 2.670.000 – Rp 4.200.000
  • Perawat Anestesi PNS Golongan IIID: Rp 3.020.000 – Rp 4.990.000

Akan tetapi, dari uraian gaji di atas dapat berbeda-beda, tergantung pada institusi tempat perawat bekerja, status kepegawaian serta pengalaman pendidikan yang telah diemban.

Tunjangan

Bukan hanya gaji, tetapi juga perawat Anestesi menerima tunjangan yang telah ditentukan oleh setiap institusi lembaga kesehatan. Mestinya, setiap tempat bekerja memiliki ketentuan tunjangan yang berbeda-beda. Berdasarkan pengalaman pribadi, berikut adalah tunjangan perawat Anestesi:

  • Tunjangan kesehatan.
  • Tunjangan kinerja.
  • Tunjangan hari raya.

Bonus

Selain tunjangan, perawat Anestesi berhak menerima bonus setiap bulan maupun pada tanggal-tanggal tertentu saja. Berikut adalah bonus perawat Anestesi di Indonesia, baik itu PNS maupun Honorer:

  • Bonus jadwal tambahan shift.
  • Bonus tahunan.
  • Komisi Rp 250.000 dengan melebihi target pasien.

Sayangnya, tidak semua tempat kesehatan memberikan bonus kepada perawat maupun dokter yang sedang praktek. Apabila ingin mendapatkan bonus, mungkin bisa masuk salah satu rumah sakit besar yang berada di wilayah Anda.

Faktor yang Mempengaruhi Gaji Perawat Anestesi

golongan gaji perawat anestesi

Banyak orang beranggapan bahwa gaji perawat Anestesi besar dan juga sebaliknya ada yang bilang kecil. Sebab, gaji profesi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor sehingga nominal yang didapatkan berbeda-beda.

Simak Juga: Gaji Perawat S1 di Indonesia, Tunjangan dan Bonus

Sebelum menjadi perawat Anestesi, penting sekali untuk mengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi besar atau kecilnya gaji. Untuk mengetahui saja faktor-faktornya, silahkan lihat penjelasan berikut ini:

1. Pendidikan

Pendidikan adalah faktor yang paling berpengaruh dalam besaran gaji perawat Anestesi. Tak heran kalau banyak orang rela mengeluarkan biaya pendidikan perawat Anestesi hingga ratusan juta. Tentunya, lulusan pendidikan Sarjana atau S1 dengan jurusan Keperawatan akan mendapatkan gaji cukup besar dan jenjang karir terjamin.

2. Lokasi Bekerja

Lokasi atau wilayah bekerja bisa menentukan besaran penghasilan untuk perawat Anestesi pemula. Pasalnya, setiap perawat Anestesi pemula akan mendapatkan pendapatan berdasarkan UMK atau UMR di wilayah tersebut.

3. Masa Kerja

Masa kerja menjadi perawat Anestesi bisa menentukan besaran penghasilan setiap bulannya. Tentunya, masa kerja yang lebih lama akan pendapatan gaji lebih besar dibandingkan pemula. Akan tetapi, tetap harus memiliki keahlian pada bidang tersebut.

4. Sertifikasi

Bekerja sebagai perawat Anestesi harus memiliki sertifikasi yang masih berlaku, contohnya STR dan Sertifikasi Perawat Anestesi. Hal ini bertujuan setiap perawat Anestesi mampu mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dengan baik di Rumah Sakit, sehingga menambah kepercayaan diri.

Tugas Perawat Anestesi

tugas perawat anestesi

Tidak hanya perkara gaji, tetapi Anda juga harus tahu bahwa bekerja sebagai perawat Anestesi memiliki tugas dan tanggung jawab cukup besar terhadap penanganan pasien maupun ruang lingkup sekitarnya. Hal ini juga bisa dijadikan tolak ukur penghasilan yang didapatkan.

Lihat Juga: Gaji Perawat di Rumah Sakit Umum, Swasta dan Negeri

Guna menambahkan rasa kepercayaan diri maupun kepada institusi lembaga kesehatan, maka penting mengetahui tugas-tugas profesi perawat Anestesi. Untuk mempersiapkannya, silahkan lihat penjelasan berikut ini:

  • Memberikan penilaian secara fisik.
  • Mencatat dan mengambil riwayat pasien.
  • Memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga terkait risiko atau efek samping dari penyakit yang sedang dialaminya.
  • Mendapatkan persetujuan sebelum melakukan tindakan atau prosedur anestesi.
  • Memantau seluruh kondisi tubuh.
  • Berusaha memulihkan pasien dari anestesi.

Jenjang Karir Perawat Anestesi

jenjang karir perawat anestesi

Dalam lingkungan kesehatan, perawat anestesi merupakan salah satu profesi yang membutuhkan pelatihan khusus dan mendalam. Karena mereka akan bertugas untuk memberikan perawatan sebelum maupun sesudah yang melibatkan medis.

Untuk menjadi perawat Anestesi membutuhkan pendidikan dan pengalaman professional secara berkelanjutkan. Semakin tinggi pendidikan dan banyak pengalaman, maka peluang jenjang karir akan terjamin.

Artikel Terkait

Jenjang karir perawat Anestesi bisa beralih ke ahli maupun jabatan fungsional yang lebih bagus. Namun, untuk mendapatkan jenjang karir perawat Anestesi lebih baik, dibutuhkan masa kerja yang lama.

Kesimpulan

Menarik kesimpulan dari penjelasan di atas bahwa rata-rata gaji Anestesi honorer di Indonesia sekitar Rp 2.100.000 sampai Rp 4.000.000, tergantung dari UMK atau UMR wilayah bekerja. Sedangkan perawat Anestesi yang telah menjadi anggota Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan mendapatkan gaji pokok lebih besar, tunjangan dan bonus tahunan.

Dengan membaca penjelasan di atas, maka akan tahu bahwa perkiraan penghasilan dari profesi Anestesi yang sebenarnya. Semoga penjelasan di atas bisa dijadikan informasi penting buat Anda yang tertarik ingin bekerja sebagai perawat Anestesi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *