Spinal Asymmetry Adalah, Penyebab dan Pengobatan

Diposting pada
5/5 - (6 votes)

Spinal Asymmetry Adalah – Spinal Asymmetry adalah salah satu permasalahan yang mengacu pada penyakit Skoliosis. Di mana, kondisi tersebut ialah kondisi tulang belakang dengan struktur melengkung maupun menyamping secara abnormal.

Tidak diketahui secara pasti mengenai penyebab spinal asymmetry, namun berdasarkan fakta di dunia medis keluhan bentuk tulang belakang kerap terjadi akibat genetika, cedera, trauma dan lain sebagainya. Salah satu contoh penderitanya adalah seseorang yang memiliki postur tubuh membungkuk atau bahu condong ke satu sisi.

Ketika seseorang mengalami gejala spinal asymmetry, sejatinya mereka tidak akan menunjukkan gejala apapun. Bahkan untuk kalangan anak-anak, permasalahan kelainan tulang belakang ini bisa kunjung membaik seiring bertambahnya tinggi badan tanpa membutuhkan tindakan medis.

Supaya memudahkan Anda mengetahui pengertian, jenis-jenis, penyebab, gejala dan cara mencegah agar terhindar Spinal Asymmetry, berikut adalah penjelasan detail yang sudah Biayasehat.com rangkum selengkapnya.

Spinal Asymmetry Adalah

Pengertian Spinal Asymmetry

Secara umum, spinal asymmetry adalah kelengkungan bersifat lateral abnormal di bagian tulang belakang. Kondisi tersebut kerap terjadi pada kalangan pemuda dan bersifat idiopatik serta asimtomatik. Akan tetapi, pada beberapa kasus hal ini bisa disebabkan dari kelainan struktural maupun neurologis mendasar.

Sederhananya, spinal asymmetry mengacu terhadap kelengkungan lateral tulang belakang yang tidak menyebabkan gejala dan cenderung stabil. Namun, pada sudut kelengkungan mencapai 10 derajat, kondisi tersebut bisa dianggap skolliosis.

Perlu diingat, umumnya spinal asymmetry tidak mengharuskan penderita menerima tindakan medis lebih lanjut. Sementara keluhan yang lebih parah seperti skoliosis dan stenosis mungkin membutuhkan perhatian lebih serta perawatan dokter.

Jenis Spinal Asymmetry

Jenis Spinal Asymmetry

Kendati setiap orang memiliki perbedaan tingkat spinal asymmetry, setiap permasalahan ini tentu harus dikonsultasikan dokter. Dengan demikian, tenaga medis dapat menentukan evaluasi lanjutan serta perawatan paling efisien guna menanganinya. Sementara itu, terdapat sejumlah kategori kelainan tulang belakang selengkapnya:

Skoliosis

Skoliosis adalah wujud spinal asymmetry paling umum, di mana kelainan tulang belakang mencapai sudut lebih dari 10 derajat. Hal ini terbagi menjadi beberapa kategori di antaranya:

  • Infantile scoliosis (Umumnya terjadi pada anak berusia di bawah 3 tahun)
  • Juvenile scoliosis (Muncul pada anak-anak berusia 3 sampai 10 tahun)
  • Adolsecent scoliosis (Sering terjadi ke remaja sebelum dan sesudah pubertas)
  • Adult scoliosis (Terjadi pada kalangan orang dewasa setelah usia 25 tahun)

Kyphosis

Kyphosis adalah kelengkungan abnormal di bagian atas tulang belakang seperti dada. Hal demikian mengakibatkan punggung nampak membungkuk ke depan. Permasalahan tersebut kerap terjadi lantaran adanya faktor kelainan, osteoporosis atau postur tubuh tidak sesuai.

Lordosis

Lordosis adalah kelengkungan tulang belakang di bagian pinggang, di mana kondisi ini mengakibatkan postur punggung seseorang tampak melengkung ke salah satu sisi dan cenderung ke arah dalam. Permasalahan ini biasanya terjadi akibat obesitas, kehamilan maupun ketidakseimbangan masa otot.

Baca Juga: Sehat Adalah, Definisi dan Perbedaan dengan Bugar Menurut Para Ahli

Penyebab Spinal Asymmetry

Penyebab Spinal Asymmetry

Sudah disampaikan jika penyebab spinal asymmetry umumnya tidak diketahui secara pasti. Namun, para penderita kebanyakan mengalami kelainan tulang belakang karena alasan kebiasaan buruk memposisikan tubuh pada masa pertumbuhan khususnya kalangan anak-anak.

Selain itu, adanya faktor seperti genetika keluarga pun bisa dikatakan salah satu penyebab terjadinya kelainan tulang belakang. Untuk mendapatkan penanganan ketika mengalaminya, berikut adalah indikasi yang menyebabkan permasalahan spinal asymmetry:

  • Keturunan atau genetik
  • Cedera atau trauma
  • Kelainan sikap tubuh mencakup kebiasaan buruk seperti posisi tidur miring maupun terbiasa berdiri menggunakan 1 kaki sebagai tumpuan saja. Hal demikian bisa mempengaruhi postur tubuh serta bentuk tulang belakang.
  • Penyakit seperti kanker atau tumor yang telah menyebar serta menginfeksi tulang belakang, contohnya yakni TB Tulang.
  • Neuromuskuler yang terjadi akibat gangguan dystrofi otot, spina bifida atau paralisis serebral.
  • Tumor tulang belakang juga memungkinkan pertumbuhannya mengalami lengkungan.

Apabila segala indikasi penyebab di atas Anda atau keluarga alami, sangat disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter spesialis guna melakukan pemeriksaan fisik atau radiologi. Dengan begitu, segala penyebab serta metode perawatan yang dibutuhkan bisa segera diterapkan.

Pengobatan Spinal Asymmetry

Pengobatan Spinal Asymmetry

Meski terdapat beberapa kategori kelainan tulang belakang yang tidak memiliki gejala atau bahkan tak membutuhkan pengobatan, namun pada tingkatan maupun penyebab tertentu hal ini bisa dilakukan sejumlah metode pengobatan umum di rumah sakit. Berikut adalah prosedur medis guna menangani keluhan spinal asymmetry ataupun skoliosis.

1. Observasi

Apabila kelainan tulang belakang belum berada di tingkat lanjutan, kemungkinan dokter akan memantaunya terlebih dahulu guna meninjau perkembangannya secara rutin. Prosedur ini kerap dilakukan khususnya bagi penderita skoliosis idiopatik yang notabene tidak menyebabkan gejala tertentu.

2. Terapi Fisik

Setelah pemantauan secara rutin dilakukan serta memiliki perkembangan cukup signifikan, terapi fisik akan diterapkan guna memperkuat otot di sekitar tulang belakang bertujuan untuk memperbaiki postur. Beberapa prosedur latihan khusus pun biasanya dilakukan supaya mengurangi kelengkungan.

3. Korset

Penggunaan korset juga sangat disarankan bagi penderita kelainan tulang pasca cedera atau operasi. Sementara pemakaian bagi anak-anak berfungsi sebagai penghambat skoliosis. Namun, perlu diingat jika penerapannya sendiri harus disesuaikan berdasarkan anjuran dokter.

4. Pembedahan

Pembedahan umumnya akan dipertimbangkan tenaga medis ketika kelainan tulang belakang mencapai sudut melebihi 40 derajat. Tujuannya sendiri adalah untuk mengurangi kelengkungan serta menjaga stabilitas tulang belakang. Adapun beberapa jenis pembedahannya meliputi dua metode yakni:

  • Fusi tulang belakang, bertujuan guna menggabungkan dua atau sejumlah vertebra untuk memperbaiki postur tubuh.
  • Pemasangan Batang atau pen, dengan tujuan memperbaiki postur tubuh dengan memasangnya di seluruh titik tulang belakang.

5. Terapi Nyeri

Setelahnya, prosedur penanganan skoliosis yakni melakukan sejumlah terapi lanjutan guna memanajemen rasa nyeri akibat kelainan tulang belakang.

Kesimpulan

Perlu diingat, informasi di atas dimaksudkan guna memberikan informasi mengenai kesehatan supaya Anda mengetahui permasalahan kelainan tulang. Pastikan tidak gunakan rangkuman terlampir sebagai pengganti nasihat medis dari dokter dan digunakan sebagai metode diagnosis ataupun kondisi apapun.

Sederhananya, spinal asymmetry adalah suatu kondisi kelainan tulang belakang abnormal yang mungkin menjadi penyebab terjadinya skoliosis. Namun, anggapan tersebut bisa dikatakan tepat ketika titik lengkungnya mencapai sudut Cobb tertentu. Sekian informasi dari Biayasehat.com, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *